Sabtu, 04 Maret 2017

Keindahan Dieng (Diatas Awan)

Haalooo semuanya..
Bagaimana kabarnya? semoga sehat dan bahagia selalu yaa.. setelah liburan akhir tahunnya kemarin. Maaf banget udah vakum sekian lama baru muncul lagi, karena saya disibukkan dengan skripsi beberapa bulan lalu dan Alhamdulillah lulus hehe (jadi curcol) :D
Nah bulan lalu tepatnya bulan Desember 2016 saya ke Dieng, Wonosobo - Jawa Tengah yeaayy.. saya gak sendirian kok tapi bersama teman saya sejak SMK dulu hehe kita berduaan backpackeran ke kota Wonosobo, kali ini saya pulang pergi menggunakan transportasi umum yaitu bus Sinar Jaya yang executive seharga 100.000 untuk pulang pergi. Fasilitasnya gak ada yang special seperti dapat makan, wifi atau selimut maupun bantal. Cuma ada toilet di dalam busnya dan bangkunya seat 2-2 hemm yaa lumayan lah yang penting sampai tujuan dengan selamat hehe
Kebetulan saya berangkat sore, tiba disana jam 3 pagi, baru turun bus udah langsung di tanyain aja sama tukang ojek disana. Mereka menawarkan paket guide selama di dieng atau hanya sekedar mengantarkan pengunjung saja. Jadi bagi kalian yang baru banget ke Dieng seperti saya, pengalaman kemaren kalian harus pintar-pintar menawar ya. Waktu itu saya kebablasan turun di terminal Mandolo-nya seharusnya turun di plaza, jadi mau tidak mau saya dan teman harus naik ojek sampai ke plaza dengan biaya 30rb untuk 1 orang, wow banget diluar perkiraan.. oke baiklah. Kemudian saya lanjut naik micro bus dengan tujuan wonosobo - bantul, nah kalo yang ini kita dikenakan biaya sebesar 20rb untuk 1 orang, singkatnya saya ngobrol - ngobrol dengan pemilik penyewaan motor waktu di Dieng, ternyata kita cukup membayar 15rb saja. Sebelum kesana, saya sebelumnya sudah memesan penginapan terlebih dahulu, yang saya pesan 1 kamar standard dikenakan biaya 70rb/malam sangat murah bukan hehe walaupun murah tapi tetap nyaman dan bersih, harga tersebut sudah mendapatkan fasilitas hot water, wifi yang sangat kenceng banget tanpa buffering saat streaming, dan selimut tebal. Dan satu lagi, kalau kalian ingin menyewa motor itu bervarian tapi rata-rata 100rb per 24jam ditempat saya menyewa. Banyak juga penginapan atau hotel yang menyewakan motor untuk pengunjung disana, harganya pun bervariasi.
img_20161213_060400
Hari pertama sampai, saya dan teman langsung meluncur ke salah satu tempat wisata di Dieng yaitu ke candi arjuna, kawah sikidang, candi gatot kaca biaya masuk ke wisata tersebut dikenakan tarif 15rb untuk 1 orang pengunjung. Dan berikut keindahan alam kawah sikidang, oiya ketika sudah di dalam kawah, kita diwajibkan untuk mengenakan masker, karena disana bau belerangnya yang tajam banget.
img-20161212-wa0059
Kawah Sikidang
Hari sudah berganti menjadi malam, dan seperti biasa suhu udara di Dieng itu antara 11-12 Celcius baik itu di pagi hari maupun di malam hari. Dan setiap jam 2 atau 3 sore, disana selalu hujan sampai malam hari. Pas bangetkan, lagi hujan makan yang hangat - hangat, khas wonosobo yaitu mie ongklek. Mie ini enak banget rasanya ditambah sate ayamnya yang bikin nagih deh hehe
img_20161218_124319
Mie Ongklek
Keesokan harinya, saya udah punya schedule untuk explore ke kawah sileri, telaga menjer, telaga warna, goa sumur, goa pengantin untuk biaya masuk ke telaga warna sebesar 8500 per orang loh. Masing-masing telaga memiliki keunikan tersendiri loh, jika kalian di telaga warna bisa mencoba flying fox yang melintasi telaga warna, kalian cukup mengeluarkan biaya sebesar 30rb untuk 1 orang dan bisa langsung merasakan sensasinya hehe.. Sedangkan di telaga menjer, telaga ini di kelilingi dengan pegunungan yang indah banget ditambah kalian bisa menikmati alam dengan menaiki perahu, bisa dibayangkan dong seberapa kerennya tempat ini. Hehee
img_20161212_114232
Telaga Warna
Nah kurang lengkap nih kalau travelling ke suatu daerah gak mencoba ke alun-alun wonosobo, disekitaran alun-alun banyak banget pedagang makanan kaki lima dengan harga yang sangat terjangkau, disana saya mencoba pesan makanan lontong sayur untuk 1 porsinya seharga 8rb, dan teman saya memesan bubur ayam dengan harga 8rb per porsinya. Rasanya enak banget loh, makanan di kotanya lebih murah dibandingkan makanan di sekitaran dieng. Untuk jarak tempuh dari dieng ke alun-alun wonosobo-nya membutuhkan waktu +/- 1 jam dengan jalur track yang sangat menantang banget, tapi seru hehee
Hari ke tiga disana, saya dan teman lanjut ke niat utama yaitu ke puncak sikunir yang terkenal golden sunrise-nya, terus ke telaga cebong, telaga merdada, bukit scotter, wana wisata petak 9 dieng, batu pandang, dan jembatan merah putih. Asli lelahnya selama trekking menuju puncak sikunir terbayarkan sudah dengan menikmati keindahan diatas awan puncak sikunir, gak begitu tinggi karena saya trekking 20 menit untuk 800 meter sampai di puncaknya, dan kalian akan dikenakan biaya masuk ke sikunir sebesar 10rb per orang pada saat memasuki gerbang utamanya. Berikut pemandangan alam yang keren banget hehe
img-20161214-wa0102
Puncak Sikunir
img-20161214-wa0025
Batu Pandang
Di telaga cebong banyak banget para pendaki yang ngecamp di sekitaran telaga ini, sedangkan di telaga merdada banyak banget orang yang berdatangan untuk mancing, telaga merdada ini dikelilingi dengan pegunungan nan indah, kalau sore sudah dipenuhi kabut tebal dan hujan karena telaga ini berada di ketinggian.
Kurang lengkap kalau kesana gak melihat sunset-nya, kalian bisa berkunjung di bukit scotter pada sore hari, disana view paling oke banget kalau ingin melihat sunset di dieng. Lengkap bangetkan kalau kalian ke dieng, dan bikin betah banget berlama-lama disana hehe :D . Bila di jogja ada kali biru, di dieng juga ada dong dan gak kalah kerennya kok namanya wana wisata petak 9 kalian harus trekking dulu untuk mencapai tempatnya dan kalian bisa melihat keindahan dieng dari atas.
Hari terakhir disana saatnya berbelanja oleh-oleh khas wonosobo, makanan khas wonosobo itu carica. Nah carica ini buah yang dibuat seperti manisan dan rasanya top banget, kalau kalian kesana wajib bawa pulang oleh-oleh ini. Kota wonosobo yaitu kota penghasil kentang, jamur, kol dan wortel. Gak heran banget disetiap wisatanya banyak banget yang menjajakan dagangannya seperti kentang goreng dan jamur crispy. Makanan ini recomended banget buat kalian, berkunjung ke suatu daerh belum afdol kalau belum mencicipi makanan yang unik dari kota tersebut. Iya untuk harga carica itu bervariasi tergantung ukuran, rata-rata ukuran kecil isi 6 pcs seharga 25rb per 2 bungkus. Kalau yang ukuran besarnya isi 6 pcs seharga 30rb dan ada juga loh yang ditoples kaca carica-nya.
Semoga informasi dan pengalaman saya bermanfaat buat kalian yang membacanya, harga-harga yang saya cantumkan juga update per desember 2016. So, buat kalian yang belum pernah ke dieng atau yang ingin berkunjung lagi kesana, jangan lupa untuk lebih prepare lagi dan jangan salah memilih waktu agar tidak salah moment.
see you next time, bye…
Salam Traveller Ria Anggraini #petualangcantik

Tidak ada komentar:

Posting Komentar